Mengenal Penyakit Diabetes Melitus - Diabetes Melitus atau lebih terkenal dengan singkatan DM, termasuk dalam kategori penyakit yang cukup berbahaya jika tidak dengan penanganan yang baik, dan menurut pengertian media penyakit ini adalah penyakit yang di tandai dengan meningkatkan kadar gula di dalam darah pasien yang di sebabkan karena fungsi kerja yang buruk dari beberapa organ dalam tubuh yang mana salah satunya adalah gangguan kerja sekresi insulin, sistematisnya adalah dimana tubuh pasien Diabetes Melitus tidak dapat memproduksi atau tidak dapat merespon hormon insulin yang di hasilkan oleh organ tubuh pankreas, gagalnya organ tubuh ini dalam bekerja membuat kadar gula darah pasien Diabetes Melitus menjadi meningkat yang nantinya berimplikasi jangka panjang maupun jangka pendek.Penjelasan singkat menurut sebuah jurnal kesehatan Tentang Penyakit Diabetes Melitus adalah sebagai berikut :
Penyakit Diabetes Melitus secara umum di bagi menjadi beberapa tipe, seperti yang di sebutkan oleh salah satu jurnal online yang khusus membahas masalah penyakit ini, disebutkan di dalam jurnal tersebut beberapa Tipe Diabetes Melitus yaitu :
Diabetes Melitus Tipe I.
Saya menyimpulkan kalau untuk tipe ini sepertinya hanya khusus menyerang pasien di rentang umur di bawah 30 tahun, beberapa kasus tertentu tipe ini menyerang anak di umur kisaran 10 tahun kebawah (ada pernah anak teman yang kena Diabetes Melitus atau penyakit gula, saya sampai heran kok bisa anak kecil bisa terkena penyakit seperti itu, rupanya Diabetes Melitus terdapat bebera tipe yang mana salah satunya yang bisa menyerang pasien dibawah umur 30 tahun), sepertinya masuk akal juga karena anak-anak di tentang umur tersebut kebanyakan mengkonsumsi makanan yang manis-manis, gejala dari tipe ini bisa datang kapan saja,dan penanganan lanjutan untuk penderita tipe 1 ini adalah dengan menyuntikan insulin ke dalam tubuhnya untuk menjaga kelangsungan hidupnya, itu karena organ pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup
Diabetes Melitus Tipe II.
masih dari jurnal tersebut, tipe ini menyerang pasien dalam rentang umur 30 tahun keatas, tipe ini tidak memerlukan suntikan insulin, karena hormon insulin sebenarnya tetap di produksi hanya saja mengalami gangguan kerja sehingga gula darah dalam tubuh menjadi meningkat.
Tipe lainnya adalah Diabetes Gestasional, yaitu tipe Diabetes Melitus yang menyerang wanita hamil, yang di sebabkan oleh gangguan toleransi glukosa pada ibu hamil tersebut.
Penyebab Diabetes Melitus Berdasarkan Tipe.
1. Diabetes Melitus tipe I di sebabkan oleh faktor genetik atau faktor lingkungan yang di kombinasikan dengan faktor gaya hidup dan kebiasaan, secara khusus belum ada kesimpulan apa yang menjadi penyebab utama dari tipe ini, di sebutkan oleh salah satu jurnal kesehatan bahwa tipe ini bisa juga disebut penyakit autoimun, dimana sistem imun dalam tubuh pasien bekerja dengan cara menyerang dan merusak sel-sel penghasil insulin yang terdapat dalam pangkreas, masih menurut catatan jurnal kesehatan tersebut, kejadian autoimun ini juga masih belum spesifik apa yang menyebabkannya, akan tetapi di curigai itu semua karena adanya infeksi virus tertentu pada tubuh pasien sehingga sistem autoimun ini bekerja secara ektrim.
2. Diabetes Melitus tipe II penyebabnya adalah kombinasi dari faktor genetik, lingkungan termasuknya salahsatunya gaya hidup yang tidak sehat.
Berikut adalah faktor-faktor secara garis besar Penyebab Diabetes Melitus tipe II :
3. Tipe Diabetes Gestasional, disebabkan karena adanya perubahan selama masa kehamilan dalam hal ini perubahan hormonal yang mengalami peningkatan yang dihasilkan sehingga membuat sel-sel tubuh kurang responsif terhadap insulin atau bahasa lainya di sebut Resitensi Insulin, plasenta yag terus terus berkembang selama masa kehamilan menjadikan produksi hormon tidak terkontrol sehingga memperberat kerja insulin, insulin yang tidak bekerja dengan baik menjadikan gula darah menjadi naik, dan selain karena kerja insulin yang tidak normal, hal lain adalah jumlah insulin yang tidak cukup sehingga kadar glukosa darah meninggkat dan terjadilah Tipe Diabetes Gestasional.
Gejala Diabetes Melitus.
Beberapa gejala klasik umum yang dapat di deteksi sebagai biang penyakit ini adalah :
1. Poliuria, yaitu gejala dimana pasien sering melakukan buang air.
2. Polidipsia, yaitu pasien selalu merasakan rasa haus yang berlebih sehingga menjadi banyak minum.
3. Polifagia, yaitu momen dimana pasien menjadi banyak makan dan selalu merasa lapar secara terus menerus, jadi bawaan maunya makan terus.
4. Gejala selanjutnya adalah terjadinya penurunan secara frontal yang tidak di ketahui penyebabnya.
Diagnosa dari gejala tersebut jika di dukung dengan beberapa keluhan seperti :
1. Badan yang mudah lelah, lemas dan sering merasakan kesemutan dan gatal.
2. Penglihatan menjadi kabur.
3. Mengalami luka dan tidak dapat sembuh dalam waktu yang lama, bahkan tak sembuh-sembuh.
4. Kerusakan sistem ereksi pada pasien pria.
5. Pada pasien wanita mengalami rasa gatal pada organ vital kewanitaannya.
Gejala dan dukungan keluhan seperti yang di sebutkan diatas adalah periode awal seorang pasien terkena Diabetes Melitus, dan untuk lebih meyakinkan adalah dengan melakukan pemeriksaan gula darah ke rumah sakit atau medical center terdekat.
Dengan keterbatasan pengetahuan seputar Penyakit Diabetes Melitus, artikel ini bisa saya selesaikan semoga dapat membantu semua, khususnya saya agar lebih hati-hati dan bijak dalam mengelola hidup untuk lebih sehat.
Salam
Source : www.diabetesmelitus.org
Gejala Diabetes Melitus.
Beberapa gejala klasik umum yang dapat di deteksi sebagai biang penyakit ini adalah :
1. Poliuria, yaitu gejala dimana pasien sering melakukan buang air.
2. Polidipsia, yaitu pasien selalu merasakan rasa haus yang berlebih sehingga menjadi banyak minum.
3. Polifagia, yaitu momen dimana pasien menjadi banyak makan dan selalu merasa lapar secara terus menerus, jadi bawaan maunya makan terus.
4. Gejala selanjutnya adalah terjadinya penurunan secara frontal yang tidak di ketahui penyebabnya.
Diagnosa dari gejala tersebut jika di dukung dengan beberapa keluhan seperti :
1. Badan yang mudah lelah, lemas dan sering merasakan kesemutan dan gatal.
2. Penglihatan menjadi kabur.
3. Mengalami luka dan tidak dapat sembuh dalam waktu yang lama, bahkan tak sembuh-sembuh.
4. Kerusakan sistem ereksi pada pasien pria.
5. Pada pasien wanita mengalami rasa gatal pada organ vital kewanitaannya.
Gejala dan dukungan keluhan seperti yang di sebutkan diatas adalah periode awal seorang pasien terkena Diabetes Melitus, dan untuk lebih meyakinkan adalah dengan melakukan pemeriksaan gula darah ke rumah sakit atau medical center terdekat.
Dengan keterbatasan pengetahuan seputar Penyakit Diabetes Melitus, artikel ini bisa saya selesaikan semoga dapat membantu semua, khususnya saya agar lebih hati-hati dan bijak dalam mengelola hidup untuk lebih sehat.
Salam
Source : www.diabetesmelitus.org


Comments
Post a Comment