Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi KB Spiral (IUD)

Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi KB Spiral (IUD) - Inti Pokok Program Keluarga Berencana yang di canangkan oleh pemerintah adalah dengan membatasi jumlah penduduk dengan mengurangi angka kelahiran anak sehingga kepemilikan anak dalam sebuah keluarga yang hanya di atur sebanyak 2 orang saja, beberapa alasan yang di kemukakan adalah untuk menciptakan sumber daya yang baik, sehat dan berkualitas
Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi KB Spiral (IUD) - Inti Pokok Program Keluarga Berencana yang di canangkan oleh pemerintah adalah dengan membatasi jumlah penduduk dengan mengurangi angka kelahiran anak sehingga kepemilikan anak dalam sebuah keluarga yang hanya di atur sebanyak 2 orang saja, beberapa alasan yang di kemukakan adalah untuk menciptakan sumber daya yang baik, sehat dan berkualitas, program seperti ini sebenarnya menurut saya tidak cocok dari segi syariat agama islam, banyak dalil dan pendapat ulama yang menyebutkan ketimpangan dari program pengurangan anak ini jika beralasan dengan apa yang saya sebut diatas, karena sejatinya jumlah anak yang sedikit tidak akan memberikan jaminan kalau sebuah keluarga akan sehat dan sejahtera, untuk memuluskan program ini maka penggunaan beberapa alat kontrasepsi di perkenalkan kepada pasangan suami istri, yang mana salah satunya adalah penggunaan alat kontrasepsei berupa spiral (iud).

Secara pribadi dan saya mengutip pendapat beberapa orang yang sefaham dengan saya yang menyebutkan bahwa penggunaan alat kontrasepsi tersebut hanya untuk memberi jarak pada kelahiran anak, agar kelahiran anak tidak rapat dengan kelahiran anak sebelummnya sehingga tumbuh kembang anak menjadi lebih baik, adapun jika memang tidak ingin memiliki lagi anak maka itu karena kesadaran pribadi bukan karena pemaksaan dari program pemerintah atau apalah namanya.

Kesempatan kali ini saya tidak ingin membahas mengenai Program Keluarga Berencana atau Program KB yang di canangkan pemerintah, melainkan Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi KB Spiral (IUD), pengunaan IUD atau KB Spiral adalah salah satu penggunaan alat kontrasepsi dari beberapa alat kontrasepsi lainnya seperti Pil KB, Suntik KB, Kondom, Susuk dan Spiral adalah salah satunya.

Ketika saya berkonsultasi ke salah satu bidan praktek yang ada di dekat rumah saya, saat pertama kali ingin menggunakan alat kontrasepsi beliau menyebut salah satunya yaitu spiral (iud), saya juga sering mendengar mengenai alat kontrasepsi ini dan dari seluruh informasi yang saya dapatkan hampir semua negatif, banyak keluhan yang di kemukan seperti rasa sakit saat penggunaannya, terkadang suka lepas sendiri bahkan ada yang mengatakan kalau penggunaan alat kontrasepsi sangat mengganggu sekali dalam hubungan bersama suami, dan masih banyak lagi komplain yang sering di keluhkan oleh pengguna alat kontrasepsi kb spiral (iud).

Informasinya membuat takut saja, sehingga mendengarkan langsung dari ahlinya adalah yang terbaik agar tidak salah dalam menyimpulkan apa yang di dengar, menurut bidan tersebut, memang terdapat beberapa efek samping yang akan di rasa saat penggunaan alat kontrasepsi ini, akan tetapi semua itu terjadi biasa di awal-awal pemakaian dan efek samping itu juga tidak semua terjadi, karena tidak semua ibu yang menggunakan alat ini merasa tidak cocok, ada juga sebagian yang merasa cocok dan menetapkan hati untuk menggunakan alat kontrasepsi tersebut.

Apa Itu KB Spiral (IUD).

KB Spiral atau dalam bahasa inggrisnya di sebut intra uterine device (IUD) adalah perangkat alat kontrasepsi yang terbut dari plastik berbentuk huruf T yang di pasangkan ke dalam rahim wanita yag berfungsi untuk mencegah kehamilan.

Untuk bentuknya silahkan lihat gambar




Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi KB Spiral (IUD)


Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi KB Spiral (IUD).

Beberapa efek samping pengunaan kontrasepsi ini adalah :

1. Mengalami Gangguan Mentruasi
Secara Umum penggunaan alat kontrasepsi efek samping seperti ini selalu ada, seperti terlambat haid bahkan tidak haid sama sekali, akan tetapi untuk penggunaan IUD akan lebih spesifik lagi dengan terjadinya pendarahan saat menstruasi atau mengalami nyeri haid yang tidak biasa.

2. Terjadinya Porporasi Uterus atau di sebut juga kebecoran pada uterus, akan tetapi kasus ini jarang terjadi, namun bisa terjadi dalam setiap awal pemasangannya jika tidak dilakukan dengan cara yang baik, dan jika hal ini terjadi maka penggunaan KB Spiral harus segera di lepas.

3. Radang Panggul.
Efek samping lain dari penggunaan IUD adalah ibu akan mengalami radang panggul, akan tetapi kasus seperti ini jarang terjadi, jika cara pemasangan dan KB Spiralnya bersih dan higienis

4. Spiral Lepas
Hal seperti ini sering terjadi karena penggunaan awal, atau terkadang lepas jika sang ibu mengalami menstruasi.

5. Efek Nyeri pada beberapa organ tubuh seperti pada payudara, sakit kepala dan juga timbulnya jerawat, efek ini karena perubahan hormonal dari penggunaan alat kontrasepsi secara umum.




Demikianlah Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi KB Spiral (IUD), semoga bermanfaat.

Source Image : Google.com

Salam.


Comments

  1. Ternyataada efek samping nya Bunda,, kaya gitu alat nya Bun saya baru tau deh. makasih atas infonya

    ReplyDelete
  2. Saya ambil pertamax nya ya Bunda makasih

    ReplyDelete
  3. Baru tahu ada efek sampingannya nih :)

    ReplyDelete
  4. belum pernah coba nih untuk kb, soalnya belum nikah saya bunda hehehe nanti aja pakai kontrasepsi nya kalau sudah punya anak 2 ;)

    ReplyDelete

Post a Comment